Archive for the ‘Bahasa Indonesia’ Category

Kejujuran dalam Islam

Thursday, May 17th, 2012

Kejujuran adalah sebuah nilai yang dikompromikan dalam praktik Islam dengan menggunakan konsep seperti “siasat berbohong” Takkiya dan Abrogasi (pembatalan).

Gagasan Takkiya memperbolehkan berbohong dan menipu orang lain demi memajukan Islam dan memelihara nama baiknya.

Gagasan ini memperbolehkan penangguhan sementara hampir semua persyaratan keagamaan dan doktrinnya bila muncul kebutuhan untuk itu, termasuk penyangkalan total iman ketika takut ada ancaman atau cedera dan ini ditetapkan menurut Sura 16:106

Ini juga mencakup pengambilan sumpah dan digunakan sebagai alat di antara kaum pendebat Muslim saat mempertahankan iman mereka sebagai sarana untuk menyembunyikan dan menyangkal bagian-bagian tertentu Quran demi membenarkan dan memajukan gerakan Islam.

Lebih jauh lagi, saya menduga bahwa praktik yang menipu inilah yang menyebabkan beberapa teman saya yang Muslim umumnya salah mengerti dasar-dasar doktrin Kristen.

Selain itu, ada pula doktrin abrogasi (pembatalan) yang merupakan metode yang nyaman dalam menggantikan pewahyuan yang lama dengan pewahyuan yang lebih baru, namun jika Quran adalah salinan sempurna dari firman yang abadi, bagaimana bisa Quran direvisi padahal seharusnya kitab ini adalah pendiktean kata demi kata. Ditambah lagi ayat-ayat yang dibatalkan ini seringkali dikutip sehingga menyebabkan ketidakjelasan dan pengelakan dalam manuver yang juga merupakan bagian dari Takkiya. Dengan demikian, seseorang bisa dengan mudah menggunakan dua sisi argumen demi keuntungan mereka.

Jadi, jika praktik ini dijalankan, bagaimana bisa seorang Muslim yang tulus diyakinkan bahwa apa yang diberitakan kepada mereka adalah kebenaran? Juga bagaimana bisa mereka yakin bahwa Kekristenan adalah dusta? Jika ayat-ayat Quran bisa dipelintir dan diterapkan dengan salah, lalu apa bedanya ini dengan kaum Kristen dan Yahudi yang dipersalahkan dalam menangani “Tahrif (Perubahan)” Alkitab. Ironisnya, kitab Sura pada mulanya mengonfirmasi ayat-yat Alkitab itu tetapi kemudian membatalkannya meskipun ada fakta bahwa ayat-ayat di dalam Alkitab tidak berubah dalam putusan awal dan akhir mengenai hal ini. Jadi, ada dua kemungkinan yakni ayat-ayat Alkitab itu benar atau salah dari semula karena tidak mungkin ayat-ayat itu diubah mengingat ada ribuan manuskrip Alkitabiah yang saling menguatkan yang telah ada sebelum zaman Islam, yang pada dilirannya berkorelasi dengan terjemahan modern kita. Ini juga mencakup tulisan-tulisan pra-Islam para bapa gereja kuno yang menggunakan referensi Alkitab ini, yang secara berdiri sendiri maupun keseluruhan hampir bisa mereplikasi ayat-ayat Alkitab jauh sebelum Islam hadir. Tidak hanya itu tetapi berapa besar kemungkinan kaum Kristen dan Yahudi yang merupakan dua kelompok ekslusif besar bekerja sama mengubah Tanakh dan Perjanjian Lama dan bahkan hingga hari ini ayat-ayat Alkitab pada dasarnya sama di antara kedua kelompok ini. Saya sudah menulis sebuah postingan mengenai hal ini di

jesusandjews.com/wordpress/2010/02/03/is-the-bible-reliable/

Terakhir, jika Anda masih berpegang teguh pada keyakinan ini, lalu siapa yang secara spesifik mengubah ayat-ayat Alkitab dan ayat-ayat yang mana yang diubah dan kapan perubahan itu dilakukan? Selain itu, bukti apa yang Anda miliki di luar pemikiran Islami yang secara akurat sesuai dengan pandangan ini?

Jadi kesimpulannya, konsep “siasat berbohong” Takkiya dan Abrogasi (Pembatalan) adalah akomodasi   yang secara salah merepresentasikan Allah dan agama yang benar dengan mengadakan metodologi untuk mendukung sistem keyakinan yang tidak lurus.

Akhirnya, apakah Anda mau mempercayakan roh Anda atau menyerahkan diri Anda pada pandangan dunia yang mempraktikkan perbuatan bermuka dua semacam ini?

 

 

Bagaimana Membangun Hubungan dengan Tuhan

jesusandjews.com/wordpress/2010/07/13/bagaimana-membangun-hubungan-dengan-tuhan/

 

Link lain yang berhubungan

jesusandjews.com/wordpress/category/muslim-question-of-jesus/muslim-pertanyaan-tentang-yesus/

jesusandjews.com/wordpress/2011/09/17/honesty-in-islam/

 

 

 

Beyond Opinion, Sam Soloman Ch.4, Copyright 2007, published in Nashville Tennessee, by Thomas Nelson

SUMBER DAYA MUSLIM DAN ISLAM

Monday, January 17th, 2011

Alkitab

www.wbtc.com/downloads/bible_downloads/

Indonesian/Indonesian_Bible_43)_John.pdf

Audio New Testament

Hukum-hukum Empat Rohani

Four Spiritual Laws

Film Yesus

Jesus Film: view in Indonesian

SEBUAH CATATAN PRIBADI UNTUK SEMUA

Monday, January 17th, 2011

Saat saya pertama kali memulai untuk menulis di blog, penting bagi saya untuk memasukkan sebuah catatan pribadi sebagai sarana untuk berbagi dengan pembaca tentang sikap dan motivasi saya terlepas dari keyakinan saya tentang isi dari tulisan.

Hal ini saya lakukan karena komunikasi melalui internet  terbatas dalam dimensi yang kurang untuk mengenal seseorang secara pribadi dan karena itu, keterampilan penafsiran seorang pembaca kadang-kadang berkurang dalam mengartikan tujuan dan keinginan dari individu yang bertanggung jawab atas isi penulisan blog.

Jadi pertama-tama saya mulai dengan menunjukkan setiap kelompok tertentu sebagai individualistik dalam kepercayaan dan ruang lingkup mereka. Akan tetapi, seiring dengan mulai berkembangnya situs blog, saya memutuskan untuk tetap mempertahankan lebih banyak unsur-unsur umum dari kelompok-kelompok dengan memiliki satu catatan pribadi daripada beberapa yang saya rasa hanya akan membanjiri pembaca dengan mengarungi melalui rawa kekacauan seperti yang muncul di situs blog saya.

Lagipula terkadang saat mendiskusikan hal-hal yang kritis mengenai kepercayaan dan iman sangat sulit karena pandangan dunia kita adalah seperti bagian yang utuh dari diri dan kepribadian kita, yang kita tidak dapat benar-benar bedakan antara individu dan sistem nilai mereka.

Seseorang hanya dapat di bedah untuk satu hal tapi kita tidak dapat memisahkan seseorang dari  jati diri mereka. Seseorang diartikan dan digambarkan dalam konsep pandangan dunia mereka dan hal lain diluar ini menjadikan mereka seorang yang tidak masuk akal.

Saya mengatakan ini karena sering kali saat berbicara mengenai agama tertentu atau pandangan duniawi banyak kali dirasakan seolah-olah saya menyerang mereka secara pribadi.

Namun itu bukanlah maksud saya melainkan saya berharap untuk menghadapi penghalang ini dengan menembus masuk ke dalam hati dan pikiran para pembaca karena komitmen cinta dan kepedulian bagi mereka sambil menghindari perangkap perdebatan yang tidak perlu seperti perasaan marah dan penghakiman yang tanpa makna yang sering menyertai dalam berbagai macam diskusi dan topik tersebut.

Saya pikir anda akan dengan mudahnya menemukan diskusi semacam ini dengan berisi pidato yang indah dari internet tanpa perlu menyaring melalui percakapan dari blog ini.

Saya mengakui sering kali saat penulisan blog ini saya melakukannya dengan cara yang sangat terus terang dan langsung dan terkadang saya begitu emosional namun satu hal yang saya tidak ingin orang lain salah paham adalah bahwa saya tidak terinspirasi oleh kebencian dan kemarahan terhadap pembaca atau kelompok akan tetapi pertarungan saya adalah dengan lembaga-lembaga yang telah memasukkan keyakinan-keyakinan terindoktrinasi ini. Sekali lagi saya menyadari organisasi-organisasi ada karena orang tetapi hati saya tertuju pada perhatian untuk individu melawan struktur badan bukan individu dari lembaga-lembaga.

Juga jika semua hal yang telah saya peroleh melalui situs blog ini hanyalah menimbulkan kemarahan anda daripada kecerdasan anda maka saya telah gagal menyampaikan pesan saya kepada anda. Tujuan saya bukan untuk menyinggung meskipun komentar-komentar saya mungkin dipandang sebagai bentuk penyerangan dan jika semua yang telah saya lakukan ditafsirkan sebagai ekspresi dari kebencian, prasangka, dan kekerasan maka saya telah menyia-nyiakan waktu anda dan saya dalam upaya untuk berkomunikasi ini. Juga, saya menyadari bahwa tidak semua orang akan mendapat manfaat dengan membaca blog ini namun harapan dan doa saya adalah entah bagaimana dengan cara apa, ini akan membuat perbedaan dalam hidup seseorang untuk kebaikan.

Sambil saya mempersiapkan untuk menulis blog ini saya menyadari dengan segala ketulusan bahwa setiap orang memiliki beberapa tingkat atau derajat kepalsuan yang mana termasuk diri saya sendiri dan bahwa tidak ada orang yang memiliki setiap jawaban atas pertanyaan-pertanyaan dalam hidupnya. Meskipun demikian keterbatasan-keterbatasan ini tidak mencegah saya untuk mengambil tanggung jawab mempertahankan dan mengejar kebenaran dengan berjalan dalam jalan benar kemanapun jalan itu memimpin saya pada akhirnya dan semua permintaan saya adalah anda bergabung dengan saya dalam perjalanan kita bersama melalui pembelajaran bacaan ini.

Saya tahu terdengar agak sombong dan tidak toleran  untuk menggunakan kata “Kebenaran” secara mutlak, terutama karena kita hidup dalam sebuah masyarakat yang benar secara politis yang menghargai pandangan kemajemukan dari paham relatif.

Namun, fungsi dan ketergantungan masyarakat kita terhadap unsur-unsur penting dari kebenaran seperti sebagaimana itu membentuk dasar dari keberadaan manusia. Biasanya kita tidak memiliki masalah melihat hal itu diterapkan dalam berbagai disiplin ilmu hukum dan ketertiban atau dalam hal ilmu pengetahuan tapi entah kenapa kita tidak ingin menerapkan logika yang sama dengan keyakinan agama.

Jika kita kotakkan kehidupan kita dan tidak menerapkan kebenaran secara umum maka akhirnya kita menipu diri kita sendiri dan hidup dalam kebohongan. Meskipun kebesaran masyarakat dan budaya manusia telah dicapai melalui pengejaran akan pengetahuan dan saat pengetahuan diperoleh dan diterapkan dalam sebuah pendekatan yang tidak berat sebelah maka kemajuan mengambil tempat memimpin kita menuju tujuan akhir dari kebijaksanaan.

Jadi seperti anda memulai perjalanan dalam menyelidiki blog ini tetaplah berpikir dengan anggapan anda sendiri dan menyaring budaya yang mempengaruhi cara anda dalam mengartikan kehidupan dengan menjelaskan batasan-batasan dasar dari keberadaan anda  yang sering kita bertindak secara sadar.

Saya juga menyadari bahwa untuk mempertimbangkan kembali kehidupan bisa merupakan sebuah hal yang menakutkan atau sebuah peristiwa traumatik karena mungkin tolakan, berkaitan dengan kemungkinan kesalahan berpikir kita yang bisa menempatkan kita dalam sebuah kedudukan yang jauh dari zona nyaman kita. Bahkan tanpa berpikir kritis tentang kehidupan kita sering bisa terlena ke dalam penipuan yang disengaja akibat dari ketidaktahuan.

Sebagai tambahan berkaitan dengan ini terkadang kita buta mengambil kepercayaan dari keluarga kita, sesama, pemerintah, dan masyarakat secara luas tanpa kemungkinan menantang kepercayan tersebut. Kita memiliki kecenderungan untuk menjalani tatanan dan norma masyarakat yang mana kita sebut sebagai semacam standar untuk pandangan etika kita terhadap kehidupan.

Itu seperti kita percaya dulu dan baru kemudian kita memusatkan dunia kita dalam mendukung kepercayaan tersebut. Bagaimanapun juga untuk mulai dengan motif pokok seluruh pesan yang telah saya tuliskan adalah karena kepedulian untuk berbagi dengan yang lain bahwa Tuhan mengasihi semua manusia. Yohanes 3:16 mengatakan “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Inilah kehidupan nyata sebenarnya pada hari ini bahwa banyak orang dari tiap budaya, suku, bahasa, dan kelompok orang yang telah percaya kepada-Nya dan bukan dengan kekerasan atau pemaksaan namun karena kasih Tuhan yang menarik mereka yang mengakibatkan perubahan  dan transformasi kehidupan.

Satu hal yang nyata dari Yesus  dapat dilihat dalam praktek kasih Tuhan terhadap sesama dalam membawa terus sebuah kehidupan yang dinamik membiarkan orang untuk mengenal Tuhan secara pribadi dan cara yang nyata. Karya-Nya terwujud tidak hanya sebagai sebuah cerita seperti orang yang berpengaruh atau seorang nabi akan tetapi lebih sebagai seorang Penyelamat yang membebaskan orang dari ketergantungan obat terlarang, pornografi, pencurian, kelakuan cabul, atau jenis penyakit sosial manusia lainnya yang telah terlibat di dalamnya. Dia telah mengubah kehidupan orang tak terhingga banyaknya termasuk saya dan bagi saya menyangkal kuasa-Nya yang hidup dan sentuhan pribadi sehubungan dengan kesaksian saya akan merupakan sebuah tindakan kebencian dan ketidakjujuran terhadap anda.

Jadi pendekatan Yesus dalam membawa orang dekat kepada Tuhan adalah bukan dengan membuat kita pergi melewati beberapa jenis rintangan-rintangan yang tidak mungkin dari pekerjaan-pekerjaan atau dengan berusaha memperoleh penghargaan melalui sistem pahala. Melainkan dengan menempatkan iman dan percaya kita di dalam pribadi-Nya dan karya-Nya sebagai Mesias yang adalah kebenaran kita.

Yesus berkata “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.”

Dia menjanjikan kita kehidupan kekal tidak didasarkan atas usaha-usaha kita sendiri yang mana kita jatuh menyedihkan tapi lebih didasarkan atas karya kebenaran-Nya yang menghasilkan keselamatan kita melalui pengorbanan-Nya mati diatas kayu salib.

Ia mengambil hukuman Allah yang adil ke atas diri-Nya sendiri dengan menanggung dosa-dosa kita di punggung-Nya menghasilkan rekonsiliasi kita terhadap Tuhan.

Sebagai kesimpulan yang saya minta hanyalah sebagaimana anda membaca melalui blog tetaplah membuka pikiran sementara berdoa mencari Tuhan dengan segala ketulusan dan kejujuran hati. Sekali lagi, maafkan saya jika saya telah mengambil masalah ini terlalu jauh untuk beberapa hal dengan melebih-lebihkan sikap saya. Saya tidak akan melakukan apapun untuk dengan sengaja menyinggung seseorang dan tujuan serta maksud saya adalah untuk kepentingan orang lain daripada menjadi kerugian atau gangguan bagi masyarakat.

 

 

Copyright “The Bible Society in Indonesia”

 

Bagaimana Membangun Hubungan dengan Tuhan

jesusandjews.com/wordpress/2010/07/13/bagaimana-membangun-hubungan-dengan-tuhan/

 

Link lain yang berhubungan

jesusandjews.com/wordpress/category/muslim-question-of-jesus/muslim-pertanyaan-tentang-yesus/

MENGAPA ANDA SEORANG MUSLIM?

Monday, January 17th, 2011

Mengapa anda seorang Muslim? Pernahkah anda benar-benar mempertimbangkan pertanyaan ini atau memikirkan ini dengan sangat? Apakah karena anda secara pribadi menemukan alat kebenaran atau memperoleh semacam pewahyuan atau pengetahuan rohani untuk kehidupan? Apakah karena anda secara alamiah ditarik ke agama Islam karena semacam keintiman dan hubungan pribadi dengan Tuhan?

Apakah anda seorang Muslim karena budaya dan masyarakat anda yang menentukan? Hanya pertimbangkan jika anda lahir dan dibesarkan di wilayah Amerika Serikat yang di anggap sebagai sabuk Alkitab. Dalam kondisi ini apa yang anda pikirkan kesempatan menerima atau mempercayai iman Islam?

Apakah anda seorang Muslim karena anda tidak memiliki kebebasan memilih dan melakukan hal yang sebaliknya akan merugikan anda? Bayangkan sekali lagi anda lahir di dalam sebuah masyarakat demokrat yang memberikan anda hak untuk bebas memilih agama. Apakah anda tetap menjadi seorang Muslim?

Apakah anda seorang Muslim karena itulah yang diharapkan oleh keluarga dan karena merekalah yang menentukan pandangan dan nilai anda? Bagaimana jika anda termasuk dalam keluarga yang membiarkan anda membuat keputusan sendiri berkaitan dengan apa yang anda percayai dan dengan penuh menerima anda terlepas dari keadaan anda?

Apakah anda seorang Muslim karena itulah yang orang lain lakukan? Bagaimana jika anda merupakan bagian dari sebuah budaya yang membolehkan kepercayaan yang berbeda-beda? Apakah ini masih mengilhami anda untuk memeluk Islam?

Apakah anda mengikuti Islam karena anda diberitahu oleh pihak berwenang agama dan menginstruksikan melalui sistem pendidikan bahwa Islam sebagai satu-satunya agama yang benar? Bayangkan lahir di negara ateis yang memiliki filosofi yang beda secara keseluruhan kepada kehidupan yang tidak percaya kepada Tuhan. Apakah anda tetap menjadi seorang Muslim?

Apakah anda seorang Muslim karena takut tidak menjadi Muslim atau pada akibat dari tidak menerima kepercayaan atau keyakinan ini, tetapi bagaimana jika anda tidak dihadapkan pada rasa takut atau hambatan ini?

Apakah mungkin bahwa Islam dianggap sebagai praktek yang didefinisikan kepada beberapa tingkat oleh sebuah lokasi geografis?

Apakah mungkin seseorang bisa menjadi begitu terpadu ke dalam sistem keagamaan yang membuatnya hampir tidak mungkin untuk memutus bebas dari pengaruhnya?

Apakah mungkin untuk percaya hanya kepada apa yang telah dikatakan kepada kita untuk percaya dengan mentalitas iman yang buta yang tidak bisa dipertanyakan?

Dapatkah seorang menjadi begitu terisolasi dalam suatu budaya yang ia tidak bisa dipengaruhi oleh sumber-sumber luar?

Dapatkah sebuah agama menjadi cara untuk mengontrol dan memanipulasi orang untuk melaksanakan suatu agenda politik?

Haruskah suatu agama menyebabkan anda kehilangan rasa dari identitas diri ?

Dapatkah anda secara jujur mengatakan pada diri anda sendiri bahwa setelah berpikir melalui blog ini, anda akan masih dengan penuh percaya diri dalam mempertahankan keyakinan anda di dalam Islam atau apakah anda menjadi ragu-ragu? Jika anda masih percaya diri pada keyakinan anda maka bisakah anda hanya menjadi seorang Muslim dikarenakan rasa yang kuat atas kebanggaan yang tidak membiarkan anda untuk salah? Dapatkah keyakinan diri anda yang berlebihan menyebabkan anda tertipu?

Jadi apa motivasi sesungguhnya anda menjadi seorang Muslim? Apakah benar karena masalah kebenaran atau mungkinkah karena ditentukan oleh budaya?

Banyak dari perkembangan Islam telah melalui usaha-usaha penaklukan secara militer dan kelahiran anak. Apakah ini sesungguhnya sebuah ketulusan atau pendekatan sah kepada iman?

Lagipula, sudah banyak kaum Muslim yang telah meragukan Islam dan telah secara ajaib terlepas bebas dari genggaman kuat dengan percaya pada Yesus. Saya telah memasukkan sebuah saluran pada situs blog saya yang berupa kesaksian dari bekas Muslim yang menemukan jawaban lain atas kebimbangan dan ketakutan mereka.

Sebagai penutup saya ingin menawarkan suatu tantangan kepada anda untuk membaca kesaksian-kesaksian ini dan kemudian meminta Tuhan untuk membukakan Yesus kepada anda dalam suatu cara yang membuat anda percaya kepada-Nya sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Jangan biarkan ketakutan mencegah anda untuk melakukan pikiran ini yang akan entah dengan bagaimana mencegah anda dari sorga yang bahkan anda tidak bisa jamin untuk bisa masuk.

Bagaimana Membangun Hubungan dengan Tuhan

jesusandjews.com/wordpress/2010/07/13/bagaimana-membangun-hubungan-dengan-tuhan/

Link lain yang berhubungan

jesusandjews.com/wordpress/category/muslim-question-of-jesus/muslim-pertanyaan-tentang-yesus/

KESAKSIAN PRIBADI SAYA DENGAN YESUS

Monday, January 17th, 2011

Halo nama saya Rob dan saya berasal dari Texas, Amerika Serikat. Saya ingin memberitahu anda sedikit tentang saya. Saya biasanya memulai dengan membagikan kesaksian tentang iman percaya saya pada Tuhan dimana sangat penting bagi saya. Sekitar dua puluh tahun yang lalu saya telah menjalani dalam periode waktu dimana saya mengalami kekosongan dan kehampaan. Saat saya beriman pada Yesus Ia memenuhi saya sepenuhnya dan sekarang saya mempunyai lebih banyak cinta, sukacita, dan damai daripada yang telah diberikan dunia ini kepada saya. Dia adalah hasrat dan hidup saya.

Jika saja saya tidak mengalami pengalaman nyata seperti itu saya pasti sudah menyerah sejak lama dan mulai mencari ke arena iman lainnya. Apa yang merubah hidup saya adalah saya telah masuk ke dalam hubungan pribadi dengan Yesus yang melampaui batas-batas agama / filsafat. Sesuatu yang nyata dan berwujud. Itu saat saya tiba pada satu titik iman yang paling menentukan  dalam hidup saya bahwa Ia dengan sangat radikal merubah saya dan hanya dalam satu malam cara bertindak saya, berpikir, dan percaya di ubah selamanya. Saya menjadi orang yang berbeda dan tidak ada penyangkalan bahwa dan perubahan ini akan menjadi bukti bagi semua. Saya telah dilahirkan baru dan sekarang saya mengetahui bahwa ini bukanlah istilah lain gereja. Saya adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Sekarang beberapa perubahan di dalam hidup saya telah mengalami kemajuan terus menerus beberapa cepat dan dalam waktu satu malam. Saya telah melihat Tuhan melepaskan hal-hal dari hidup saya yang terjadi diluar kemampuan alamiah saya untuk mengalahkannya. Yesus telah memberikan saya kekuatan untuk menaklukkan dimensi besar dosa yang meliputi segala sesuatu dari kecanduan nikotin sampai tindakan asusila. Saya juga sudah melihat istri saya sembuh dari sakit ginjal dan anak lelaki saya dari asma pada satu titik iman yang menentukan. Jika semua yang dapat saya tawarkan kepada anda pada saat ini adalah hanya suatu pendapat lainnya maka saya tidak ingin menghabiskan waktu anda membaca kesaksian saya.

Anda boleh mengatakan saya tidak percaya kamu atau setidaknya anda mungkin berpikir saya menjadi tulus tapi tulus hati yang salah, namun satu hal yang saya minta kepada anda adalah dengan jujur dan tulus ikhlas meminta kepada Tuhan untuk membukakan kepada anda kebenaran tentang Yesus. Bagaimanapun juga terima kasih sudah membaca dan saya berdoa Tuhan akan memberkati anda dengan berlimpah melalui ini.

Bagaimana Membangun Hubungan dengan Tuhan

jesusandjews.com/wordpress/2010/07/13/bagaimana-membangun-hubungan-dengan-tuhan/

Link lain yang berhubungan

jesusandjews.com/wordpress/category/muslim-question-of-jesus/muslim-pertanyaan-tentang-yesus/

APAKAH KAKBAH SUCI?

Monday, January 17th, 2011

Walaupun agama Arab telah memeluk penyembahan terhadap Allah sebagai satu Tuhan Islam yang benar namun masih belum dapat memisahkan dirinya dari pengabdiannya terhadap kemusyrikan masa lalu.

Kakbah yang mana adalah sebuah kubus seperti bangunan yang berlokasi di Mekah merupakan situs Islam yang paling suci namun sebelum kedatangan Islam telah digunakan sebagai tempat suci penyembahan berhala.

Dasar dari bangunan ini adalah sebuah batu  meteor hitam yang disebut telah jatuh dari surga dan warna hitamnya dikaitkan dengan  kegelapan dosa manusia. Muslim sekarang ini mencium batu tersebut sebagai tindakan pemujaan dan penyembahan selama ibadah haji.

Dalam budaya Arab kuno pra-Islam berada dibawah pengaruh  suatu sekte agama yang fetisisme pada batu yang menghargai batu hitam tersebut sebagai bagian dalam praktek ritual mereka.

Orang-orang Arab adalah penyembah batu dimana kelompok suku-suku mereka memiliki tempat kudus Kakbah mereka sendiri yang ditempatkan batu hitam mereka sendiri dimana mereka menyembah.

Salah satu ritual yang dikaitkan dengan Kakbah adalah tawaf atau mengelilingi tempat suci.  Sebuah teori tentang bagaimana praktek kafir ini berasal adalah bahwa kelompok-kelompok suku tersebut mengelilingi Kakbah yang disamakan dengan gerakan benda langit yang berkaitan dengan penyembahan matahari, bulan, dan bintang-bintang. Praktek ini juga akan menyertakan suku-suku tersebut mencium batu yang dipercaya dihuni oleh dewa atau roh. Mencium dan menyentuh batu ini dianggap membawa berkah.

Juga sehubungan dengan batu hitam Kakbah adalah penyembahan terhadap Hubal dewa bulan.

Aspek lain dari budaya Arab yang berhubungan dengan masa lalu penyembah berhala kuno berkaitan dengan masyarakat Arab adalah “Pelemparan Batu” di Mina, “Pelarian” Safa dan Marwa yang mana hanyalah sebuah peragaan para penyembah berhala yang digunakan untuk lari diantara dua berhala, dan terakhir “Pujian” dimana meniru ritual kuno memuji nenek moyang mereka yang telah meninggal dan sekarang tindakan ini sudah diarahkan pada pujian terhadap Allah.

Budaya Arab tampaknya tidak membuat pemutusan yang bersih dari masa lalu penyembah berhalanya meskipun mereka mengklaim telah dibawah panji baru yaitu kepercayaan pada satu Tuhan. Praktek sinkretis ini menggabungkan budaya Arab ke dalam agama Islam yang telah menciptakan sebuah percampuran daripada kemurnian komponen keagamaannya dan untuk Kakbah menjadi peralatan yang tetap penting sebagai pilar Islam yang memperlihatkan bahwa ada beberapa keretakan terhadap bangunan struktur agama ini.

Jadi sejauh mana Islam telah benar-benar datang membawa tentang identitasnya sendiri yang unik sebagai satu agama dengan iman yang benar ?  Sangat jelas bahwa itu telah meminjam strukturnya dari kepercayaan Kristen Yahudi dan telah menghias dan mengisi bagian dalamnya dari orang-orang kafirnya di masa lalu.

Apakah ini benar-benar iman yang benar atau hanya meminjam dari percampuran berbagai ide mempersatukan praktek keagamaan lokal bersamaan dengan menggabungkan pandangan dunia agama lain ?

Apakah anda bersedia untuk bersumpah setia dan tunduk terhadap agama yang belum dimurnikan hubungannya dengan ibadat masa lalunya ? Apakah Islam hanya memperbaiki ulang dan mengatur ulang struktur penyembahan berhala yang sama dengan menutupinya dengan lapisan tipis dan menjualnya sebagai agama yang baru berdasarkan atas pewahyuan yang diberikan oleh makhluk seperti malaikat ? Mungkin apa yang tersembunyi dibelakang selubung Islam adalah semata-mata hanya satu menuju berhala berhadapan dengan tiang patung dewa.

Dalam penulisan blog ini saya telah kumpulkan bersama dari berbagai banyak sumber berkenaan dengan masalah ini dan saya telah mencoba untuk membuat penilaian yang jujur dan adil dari informasi ini selama menyusun data.

Saya hanya meminta kepada anda untuk tidak menghentikan isi blog ini sebagai semata-mata sebuah kampanye pencemaran nama baik. Saya ingin mendorong anda melakukan penelitian anda sendiri berkaitan dengan masalah ini sambil tetap membuka pikiran.

Melalui blog ini saya telah menawarkan tantangan kepada kepercayaan Islam sambil berusaha menjauhi fitnah dan tuduhan palsu yang tidak perlu terhadap kaum muslim dan apa yang mereka pertahankan sebagai suci. Saya mengenal banyak teman muslim saya yang tekun sekali dalam pengabdian mereka dan tulus terhadap konsep mereka tentang Tuhan dan saya menghargai itu. Namun, apa yang hanya saya minta kepada mereka untuk lakukan adalah mengizinkan informasi fakta untuk membimbing mereka dalam mengambil keputusan yang lebih baik sehubungan dengan kesetiaan dan kepatuhan mereka.

Sebagai penutup jika anda adalah seorang muslim saya ingin mendorong anda melalui doa untuk menanyakan Tuhan kebenaran dibalik iman dan praktek keislaman.

Bagaimana Membangun Hubungan dengan Tuhan

jesusandjews.com/wordpress/2010/07/13/bagaimana-membangun-hubungan-dengan-tuhan/

Link lain yang berhubungan

jesusandjews.com/wordpress/category/muslim-question-of-jesus/muslim-pertanyaan-tentang-yesus/

APAKAH AL’QURAN SUCI?

Monday, January 17th, 2011

Saat mempertimbangkan kesucian dari Al’Quran kita harus menganalisanya seperti bagian lain dari sastra untuk membuktikan keaslian asal pernyataannya.

Al’Quran diberikan semacam status yang tinggi di dalam Islam yang dibatasi untuk menjadi obyek penyembahan di antara banyak para praktisi iman.

Dan lagi berkaitan dengan ini Islam telah membuat pernyataan terhadap pewahyuannya melampaui bukti tertulis dari naskah.

Saat mempelajari Mormonisme saya melihat beberapa kesamaan terhadap tradis-tradisi Islam. Mormon percaya pada ukiran surga yang ditulis pada tablet emas dan melalui petunjuk dari makhluk seperti malaikat tablet surga ini diletakkan dan diamankan untuk transliterasi.

Joseph Smith juga berkomitmen untuk harus menemukan satu iman yang benar dan ini membawanya lebih jauh mengalami banyak perjumpaan dan wahyu-wahyu dari kebenaran ilahi, dengan cara yang sama.

Meskipun demikian pewahyuan ilahi ”Buku Mormon” ini sama seperti Al’Quran merupakan kurang dari sebuah dokumen sempurna.

Kaum Muslim bisa saja menyatakan bahwa Al’Quran adalah yang paling sempurna dan indah dari semua sumber sastra yang menurut Islam membuktikan keaslian wahyu ilhainya sebagai alat bukti batiniah.

Begitu jugalah kedudukan Joseph Smith mengenai Buku Mormon yang mana dia menyebutkan sebagai yang paling indah dari semua buku yang pernah ditulis.

Akan tetapi, Kedua naskah-naskah tersebut gagal dalam pernyataan mereka atas asal ilahi oleh kurangnya polesan penyempurnaan yang mereka berdua nyatakan sudah diperoleh. Menyatakan dan menjadi adalah dua hal yang berbeda dan seorang harus membuktikan atau setidaknya memberikan alasan atau bukti yang dapat dipercaya yang mendukung pernyataannya untuk kebenaran.

Sebagai permulaan Al’Quran sumbernya berasal dari seorang pendiri tunggal yang karakternya masih patut dipertanyakan.

Muhammad dari awal pewahyuan ini telah meragukan kewarasannya sendiri karena ia tidak tahu apakah ia seorang lelaki gila atau seorang penyair. Dia mempertanyakan dirinya sendiri seperti orang yang dirasuki iblis dan ini karena manifestasi okultisme yang berhubungan dengannya saat menerima pewahyuan seperti prilaku aneh mulut berbusa atau mengaum seperti seekor unta.

Pertanyaan lainnya terkait dengan nabi adalah mengapa Allah memilih seorang yang tidak bisa baca tulis untuk menyampaikan kebenaran yang tertulis dan terbaca yang bahkan tidak pernah disusun selama hidupnya.

Bagaimanapun saya bahas lebih masalah ini di blog yang lain yang saya tulis di

jesusandjews.com/wordpress/2011/01/17/apakah-muhammad-seorang-nabi-palsu/

Juga salah satu kepedulian berkenaan dengan Al’Quran adalah keaslian naskahnya mengingat bahwa Al’Quran meminjam kesastraannya dari sumber kedua.Sumber-sumber ini adalah Alkitab dan berbagai pengajaran turunan seperti sastra apokrif Kristen Yahudi yang berada diluar komunitas iman karena mereka tidak pernah diukur sampai dengan wahyu ilahi. Tulisan-tulisan apokrif ini telah diasingkan ke pinggiran kultus baik budaya Yahudi dan Kristen dan tidak pernah dipandang serius.

Di samping sastra ini ada juga pengaruh tradisi lisan dari tradisi Zoroastrianisme Persia yang disertakan dalam tulisan Al’Quran.

Jadi bagaimana bisa Allah meminjam pesan sorgaNya dari kesalahan para penyampai pesan di bumi dan tradisi manusia?

Kesempurnaan atau mujizat apa yang bisa diperoleh dari penemuan manusia atas khayalan yang telah ditolak oleh masyarakat yang merupakan asal dari sastra tersebut sebagai kurang dari sempurna?

Jika Islam merupakan agama tertinggi lalu mengapa tidak berasal dari sumber aslinya sendiri daripada meminjam sisa-sisa pergerakan agama lain yang mengelilingi budaya Islam saat ini dalam sejarah? Sampai dimana keasliannya itu? Pertanyaan lainnya yang muncul adalah penyusunan dari naskah yang dianggap suci ini bergantung dari bagian-bagian yang belum sempurna dan terpisah-pisah dari bahan-bahan yang dapat rusak seperti tulang, kayu, kulit, daun, dan bebatuan.

Al’Quran juga dirangkai dengan memperoleh kesaksian melalui daya pikir yang keliru dari ingatan dan perkataan yang akan menuntut kepastian dan ketepatan seperti semacam memanggil ingatan masa lalu dengan tujuan menjamin kesempurnaannya.

Inikah untuk mencatat atau memperlakukan apa yang telah menjadi sebuah bagian monumental dari sastra yang digambarkan sebagai “induk dari semua buku” atau apakah ini dalam kenyataannya tidak berbeda dengan bagian lain dari sastra kuno.

Al’Quran tidak pernah dibuktikan telah dibuat baik selama kehidupan Muhammad atau tidak lama setelah kematiannya tapi bukti menunjukkan bahwa Al’Quran disusun dan berevolusi selama periode dari 150 sampai 200 tahun setelah berakhirnya nabi dan dikanonisasi pada abad ke-8 atau 9.

Para ulama menyimpulkan bahwa perkataan Al’Quran dikumpulkan bukan oleh satu orang melainkan oleh sekelompok orang selama beberapa ratus tahun.

Salinan tertua dari Al’Quran ditulis dalam naskah Ma’il yang penanggalannya ke sekitar 790 sesudah masehi yang berjarak sekitar 150 tahun setelah kematian Muhammad.

Bahkan bagian-bagian naskah tertua yang masih ada keberadaanya masih 100 tahun jaraknya dari masa Muhammad.

Disamping itu salinan-salinan Usman juga tidak ada lagi keberadaannya dan walaupun para ulama Islam menyatakan sebaliknya, pada kenyataannya adalah naskah Kufic yang terkandung di dalam naskah kontoversial ini tidak digunakan selama masa Usman dan tidak muncul sampai 150 tahun setelah kematian Usman.

Juga seandainya bahasa Arab adalah lidah surgawi Allah dan jika Al’Quran berasal dari Allah lalu mengapa Al’Quran meminjam komunikasinya melalui penggunaan kata-kata atau bahasa asing seperti Akadia, Asiria, Persia, Suriah, Ibrani, Yunani, Aram, dan Etiopia.

Jika Al’Quran begitu asli lalu mengapa tidak ada lafal asli atau teks asli yang masih ada terutama sejak kami memiliki dokumen sebelum kedatangan Islam yang bertahan yang sama sekali utuh ? Tentunya Allah dengan kekuasaan-Nya bisa memelihara naskah suciNya sendiri.

Mengenai sejarah Al’Quran diduga dikumpulkan dibawah Zaid bin Tsabit yang merupakan sekretaris pribadi dari Muhammad. Zaid dibawah arahan Abu Bakar mengambil dan membuat dokumen dari perkataan Muhammad. Akibatnya, selama pemerintahan Usman, Khalifah ketiga, sebuah upaya sengaja dilakukan untuk menstandarisasi Al’Quran dan memaksakan sebuah naskah tunggal ke atas seluruh komunitas Muslim yang menyebabkan pembuatan salinan lain pada naskah-naskah Zaid yang pada gilirannya menghancurkan semua dokumen-dokumen saingan lainnya.

Siapa yang mengatakan naskah ini adalah standar karena  satu orang yang memegang otoritas terakhir melawan kumpulan orang-orang percaya beberapa diantaraya adalah sahabat pribadi dari Muhammad?

Sekarang kita memiliki salinan diatas salinan di samping naskah yang sebelumnya sudah ada. Bagaimana kita tahu bahwa apa yang kita punya sungguh-sungguh mewakili kebenaran Al’Quran dan akankah Muhamnad bahkan mengenali seluruh isinya?

Juga karena sudah begitu banyak bukti naskah yang dihancurkan kita tidak lagi memiliki cara yang pasti untuk membangun ulang kemurnian naskah.

Perbedaan antara empat naskah kuno yang sejaman ini dari Zaid, Abdullah bin Mas’ud, Abu Musa, dan Ubay mengandung penyimpangan dan penghapusan di antara mereka dan tetapi para penulis asli naskah tersebut merupakan pribadi yang dapat dipercaya dalam hubungannya dengan Muhammad.

Abdullah bin Mas’ud ditunjuk oleh Muhammad sebagai seorang guru pembaca Al’Quran dan Ubay sebagai sekretaris nabi.

Pertanyaan saya adalah naskah siapa yang benar atau lebih berkuasa di antara para murid pribadi dari nabi?

Siapakah Usman hingga menjadi penguasa akhir dari kebenaran karena ada naskah-naskah yang berkuasa lainnya dimana diakui oleh komunitas lainnya ?

Juga saat Zaid mengumpulkan naskah dia lupa untuk menyertakan beberapa perkataan yang berhubungan dengan “rajam”.

Sekarang setelah semua perjuangan untuk menyatukan naskah-naskah tersebut kemudian ditinjau dan diperbaiki oleh Al Haji yang adalah gubernur kufah.

Pada awalnya ia merubah 11 naskah dan akhirnya perubahannya berkurang menjadi tujuh.

Mengikuti tindakan ini naskah Hafsah, yang merupakan dokumen asli dimana naskah terakhir diambil, kemudian dihancurkan oleh Mirwan, gubernur Medinah.

Juga fenomena lain dalam Al’Quran adalah sebuah pembatalan yang mana merupakan suatu cara mengatasi pertentangan internal yang digambarkan sebagai suatu penyempurnaan atas naskah.

Saya bertanya-tanya bagaimana anda dapat memperbaiki sesuatu yang sudah sempurna sejak wahyu ini hanya berjalan dalam periode 20 tahun dan tidak memerlukan perbaikan apapun untuk memfasilitasi evolusi dari norma-norma budaya ?

Jumlah dari pembatalan itu dikatakan antara 5 sampai 500. Yang lain mengatakan mendekati 225. Apakah ini menunjukkan pada kita bahwa pembatalan ilmu pengetahuan adalah sesungguhnya suatu ilmu pasti, karena tidak ada yang benar-benar mengetahui berapa banyak ayat-ayat tersebut harus dibatalkan.

Selain pertentangan internal ada juga kekeliruan ilmiah dan tata bahasa.

Menggabungkan semua perbedaan ini adalah meningkatnya jumlah Hadis yang muncul tiba-tiba pada abad ke-9 dimana 250 tahun setelah fakta.

Dari 600.000 asli amsal hadis yang beredar saat ini hanya tinggal sedikit di atas 7.000 dari mereka bertahan meninggalkan 99% tradisi-tradisi ini yang diklasifikasikan sebagai kesalahan.

Dan lagi jika 99% adalah ketidakpastian lalu bagaimana bisa kita percaya yang 1% ini yang disetujui Al Bukhari?

Tradisi Muslim juga berkembang melalui transmisi lisan dari pendongeng atau Kusa yang karya-karyanya akhirnya dikumpulkan sebelum abad ke-8. Dongeng-dongeng ini diambil dari dongeng rakyat biasa dan ditambah-tambahkan yang kemudian membawa distrosi besar-besaran pada Islam.

Juga jika anda terlibat di dalam permainan panggilan atau meneruskan cerita ke sekelompok besar orang satu per satu, anda sering berakhir dengan keseluruhan cerita yang berbeda saat orang terakhir memiliki cerita yang diteruskan kepada mereka.

Sekarang sebarlah ini selama beberapa ratus tahun dan menurut anda apakah hasil akhir dari praktek ini?

Karena Al’Quran dianggap sebagai rancangan dari Allah atau keajaiban besar atas keajaiban yang tak setara dengan sastra terkesan lebih seperti berlebihan yang tidak berdasar pada berbagai bidang.

Al’Quran meninggalkan banyak pertanyaan daripada jawaban-jawaban.

Apakah Al’Quran merupakan bagian terhebat dari keunggulan sastra ataukah kegagalannya yang membuat terkenal?

Apakah itu memiliki keindahan dalam naskahnya yang tidak sebanding dengan karya sastra lainnya? Ini adalah pendapat yang tergantung dari pendengarnya karena begitu banyak karya sastra klasik, yang dari mana Al’Quran meminjamnya, yang melampaui aliran sastra ini berdasarkan atas pendapat-pendapat orang lain.

Untuk sebuah buku yang seharusnya menjadi tiada duanya itu sering digambarkan sebagai membingungkan dan buruknya penyuntingan pada beberapa hal dan juga tidak mampu bertahan terhadap kritikan dan pemeriksaan teliti dari yang lain yang mampu mengambil lebih pandangan obyektif untuk keasliannya.

Bagi yang lain dalam gerakan itu harus patuh memeluk dengan praduga yang tak bisa dipertanyakan dari penundukan yang tak berarti yang mencegah para penyembah untuk berpikir secara kritis tentang isinya.

Menanyakan naskah tersebut akan merupakan tindakan mempertanyakan Allah dan nabi-Nya yang melampaui ruang lingkup dari pemikiran Muslim yang akan melihat ini sebagai tindakan pengkhianatan dan pertentangan yang menghasilkan dampak mengerikan dengan gema abadi.

Anda bisa saja berkata itu suatu keajaiban Al’Quran dapat bertahan setelah semua fase-fase transisi Islam ini, namun saya katakan berdasarkan bukti-bukti itu akan memerlukan sebuah keajaiban bagi saya untuk percaya bahwa pesan ini adalah wahyu ilahi.

Sebagai kesimpulan saya sesungguhnya tidak memiliki komentar lain tentang Al’Quran. Satu-satunya hal tersisa yang saya ingin katakan adalah saya berharap saya tidak berlebihan menyampaikan pengaduan saya dengan perkataan langsung saya dan karenanya telah memperlihatkan penghinaan terhadap teman-teman Muslim saya.

Hal ini sulit dilakukan karena saat sebuah agama begitu sangat tertanam di dalam iman seseorang lebih dari apapun juga daripada apa yang ditawarkan sebagai tantangan pola pikir dari pemikiran keagamaan maka sering dipandang sebagai sebuah ancaman atau sebuah bentuk permusuhan.

Saya mohon anda memaafkan saya jika semua yang telah saya lakukan hanya membangkitkan amarah anda daripada rasa curiga anda terhadap naskah yang anda yakini suci.

Sekali lagi maksud saya bukanlah untuk menyerang namun untuk mempertahankan kebenaran dan untuk berjalan di dalamnya kemanapun akhirnya jalan itu memimpin kita. Akhir kata, untuk informasi lebih tentang hal ini anda bisa merujuk artikel yang ditulis oleh Jay Smith dimana saya telah kaitkan saat penulisan blog ini.

Bagaimana Membangun Hubungan dengan Tuhan

jesusandjews.com/wordpress/2010/07/13/bagaimana-membangun-hubungan-dengan-tuhan/

Link lain yang berhubungan

jesusandjews.com/wordpress/category/muslim-question-of-jesus/muslim-pertanyaan-tentang-yesus/

 

 

debate.org.uk/topics/history/home.htm

 

APAKAH MUHAMMAD SEORANG NABI PALSU?

Monday, January 17th, 2011

Apakah Muhammad seorang nabi palsu? Ada banyak agama dan sekte yang menyatakan telah menerima  wahyu khusus melalui seseorang yang menjadi seorang perantara atau penengah dari kebenaran. Namun kita harus mecoba mengetahui dan menemukan yang mana dari situasi-situasi ini yang dilihat benar dan mana yang mitos dan kebohongan. Siapa pun bisa membuat pernyataan atas wahyu ilahi tetapi untuk beberapa hal pernyataan-pernyataan ini harus diuji untuk dilihat apakah mereka dapat dipercaya dan apakah bertahan di bawah pengawasan dan tantangan kritik lebih lanjut.

Sebuah kesaksian akan sebaik dengan kredibilitas dari saksi atau orang. Jika anda bermaksud membuat seseorang sebagai saksi yang sah dalam pengadilan hukum hal pertama yang anda harus lakukan adalah menentukan tingkat kompetensi mereka.

Dapatkah kesaksian mereka diperhitungkan sebagai hal yang dapat dipercaya berdasarkan karakter mereka yang dapat dipercaya atau apakah mereka akan terlihat sebagai saksi yang tidak kompeten?

Saya kira hal pertama yang akan saya pertimbangkan adalah karakter dari pencetus dan pendiri dari gerakan keagamaan yang didefinisikan sebagai Islam.

Muhammad adalah seorang yang telah mengabdi untuk meditasi dan merenung masalah-masalah kerohanian. Peristiwa-peristiwa ini akhirnya membawa ia ke dalam sebuah pengalaman dengan seorang makhluk gaib yang saat itu ia pikir kemungkinan seorang Jin. Masalah ini begitu menekannya sehingga ia berpikir untuk bunuh diri sebanyak dua kali dan tidak tahu apakah ia dianggap sebagai seorang penyair atau orang gila karena pewahyuan tersebut. Juga sumber Islam awal menyatakan bahwa ia dibawah pengaruh setan saat ia menulis Sura 53 yang mana membuat saya mempertanyakan keabsahan dari semua pernyataan-pernyataannya atas wahyu ilahi.

Tidak hanya apakah timbul pertanyaan terhadap sifat dari pernyataan-pernyataan ini dan sumber-sumber keaslian mereka, tapi kita juga melihat pertanyaan-pertanyaan berkaitan dengan sifat pribadinya dan karakter secara keseluruhan. Dia menggunakan kekerasan dan pemaksaan melalui penaklukan secara militer saat diperlukan untuk mengeksploitasi dalam kaitan untuk menyebarkan kepercayaannya. Inilah agama yang akan mengambil bentuk awal dan penjelasan dari Jihad “Perang Suci” dengan tujuan untuk memelihara pengaruhnya dan pengawasan dan yang masih merupakan strategi di balik Islam hari ini. Dimulai dengan penumpahan darah dan masih berlanjut menumpahkan darah sampai sekarang. Jadi kita lihat sebuah agama yang menemukan identitasnya bukan berdasarkan tingkat tertinggi dari ekspresi manusia akan cinta namun lebih memusatkan pada dasar sifat-sifat penguasaan manusia yang memimpin kepada penghancuran dan eksploitasi kemanusiaan.

Sepanjang penyalahgunaan kekuasaan ini ia juga mengambil keuntungan dari seorang anak yang dinikahinya dan kemudian melengkapi pernikahan dengan anak berusia 9 tahun yang bahkan belum mencapai masa puber. Contoh lain terhadap kekerasan atas hak asasi manusia adalah perlakuan terhadap para wanita yang mana  mencakup pemukulan ringan jika di pandang perlu.

Dalam hal ini tidak akan mengambil banyak pemeriksaan ulang untuk menemukan bahwa agama ini telah dibentuk oleh seorang yang patut dipertanyakan dengan stabilitas kurang.

Ada orang lain yang sepanjang sejarah telah beberapa kali mengunakan politik pada mimbar agama untuk melanjutkan tujuan dan cita-cita mereka. Banyak dari cita-cita ini telah memimpin kepada pembinasaan dan pemusnahan suatu bangsa dari ras manusia didasarkan atas prasangka dan ketidaktoleransian yang terkadang jauh dari pengaruh dan kemampuan manusia. Sesuatu yang sangat bodoh yang hanya dapat dijelaskan sebagai sejenis jahat. Orang-orang seperti Stalin dan Hitler yang merupakan nabi palsu telah memperoleh kekuasaan mutlak yang tentunya akan menyokong mereka dan memimpin jenius-jenius jahat ini melaksanakan rencana mereka untuk menghancurkan. Begitu luar biasa bagaimana orang-orang bersedia mendukung kepemimpinan karismatik seperti Hitler yang mungkin saja dirinya tidak stabil secara mental. Kita semua bingung dan melihat kepada kekejaman ini hari ini dan bertanya-tanya bagaimana mungkin secara manusia untuk sesuatu yang besar ini terjadi bahkan di abad ke-20 dan mengapa orang-orang percaya pada kebohongan dan propaganda terhadap satu titik penipuan yang lengkap. Namun sangat disayangkan fenomena yang sama ini masih berlangsung saat ini dengan orang-orang seperti Islam. Ini seperti ketidakwarasan yang menginfeksi orang-orang dalam setiap aspek kemanusiaan dan budaya. Orang-orang menjadi terbuai dalam mendukung pernyataan-pernyataannya dan menyebabkan tidak menyadari cengkraman cakar-cakar yang menghancurkan yang pada suatu hari pasti akan datang untuk merusak seperti rezim Hitler.

Seluruh dunia mengakui kedalaman kegelapan di balik tabir orang-orang keji dan licik ini dan kesalahan-kesalahan besar dan kejahatan yang mereka lakukan atas masyarakat dunia kita yang menemukan mereka bersalah dalam arti yang paling ekstrim.Islam adalah sebuah agama dengan pengaruh yang berkembang di seluruh dunia yang telah menginfeksi umat manusia dalam wabah seimbang. Bertahun-tahun sudah ribuan orang lalim menderita dan meninggal karena impian satu orang dengan wahyu yang perlu dipertanyakan.

Akankan anda benar-benar terus melanjutkan untuk mengikuti jalan kematian dan kehancuran? Jika anda adalah seorang praktisi Islam saya akan meminta anda untuk mengesampingkan kecenderungan anda mempertahankan apa yang anda anggap suci cukup lama untuk dengan serius melihat kepada bukti dan berdoa kepada Tuhan untuk membukakan kepada anda Dia yang telah datang untuk memberi hidup dan kehidupan yang berkelimpahan yaitu Yesus.

Bagaimana Membangun Hubungan dengan Tuhan

jesusandjews.com/wordpress/2010/07/13/bagaimana-membangun-hubungan-dengan-tuhan/

Link lain yang berhubungan

jesusandjews.com/wordpress/category/muslim-question-of-jesus/muslim-pertanyaan-tentang-yesus/

Nama Allah yang tidak Kudus

Sunday, August 1st, 2010

Sebutan khusus buat nama Tuhan dalam Islam adalah Allah. Sebutan ini mempunyai hampir 20 variasi turunan yang memiliki raharia pada dan didalam nama itu.

Pada zaman sebelum Islam,  nama Allah  dipakai oleh para penyembah dewa yang digunakan untuk penyembahan bagi orang Arab.

Jadi pemakaian nama Allah ada sebelum pewahyuan Muhammad oleh Tuhan.

Bagaimana Membangun Hubungan dengan Tuhan

jesusandjews.com/wordpress/2010/07/13/bagaimana-membangun-hubungan-dengan-tuhan/

Link lain yang berhubungan

jesusandjews.com/wordpress/category/muslim-question-of-jesus/muslim-pertanyaan-tentang-yesus/

Bagaimana Membangun Hubungan dengan Tuhan

Tuesday, July 13th, 2010

Alkitab menyatakan pada kita bahwa Tuhan (o) pencipta langit dan bumi termasuk manusia, kita tahu bahwa Tuhan(o) adalah sempurna tetapi manusia tidak. Tuhan(o) memberikan manusia hak memilih secara bebas dimana manusia dapat menentukan pilihannya sendiri antara yang baik atau yang buruk. Alkitab yang  berisikan Firman Allah menyatakan rahasia yang besar tentang Tuhan(o) itu sendiri dimana dari Alkitab kita tahu bahwa semua orang telah jatuh dalam dosa dan telah kehilangan kemulian Tuhan(o).

Jika saya mempunyai perintah-perintah hidup, apa yang menjadi dasar dari perintah itu, tidak seorang pun yang dapat melampaui kebijaksaanaan Tuhan(o) dalam membuat perintah atau aturan hidup.Dosa merupakan perbuatan yang melanggar perintah Tuhan(o),yaitu  menyembah allah lain atau lebih mengasih allah melebih Tuhan(o) itu sendiri. Selain itu yang merupakan dosa juga adalah  tidak menghormati orangtua, membunuh atau sama saja dengan membenci sesama, perzinahan atau sama saja dengan memuaskan hasrat lewat mata, mencuri, bersaksi dusta tentang sesama, dan mengingini harta, istri  atau milik orang lain menjadi miliknya sendiri.

Pelanggaran ini menyebabkan kita putus hubungan atau terasing dari Tuhan(o) yang kekal itu. Dengan kata lain bahwa kita kehilangan dan terpisah dari Tuhan(o) karena Tuhan(o) tidak membiarkan atau memperbolehkan diriNya sendiri yang suci dan kudus itu tercemar oleh dosa sebesar apapun. Dosa membawa kemarahan/kemurkaan Tuhan(o) dan penghakiman tidak hanya ada sekarang saja tetapi saat kita mati dan mendapat penghakiman yang kekal itu. Alkitab menggambarkan bahwa tempat itu merupakan api yang kekal yang tak pernah padam dan disitu terdapat penderitaan yang hebat.

Sampai di sini, sepertinya tidak ada harapan, tetapi ada berita baiknya yaitu Tuhan(o) mengirim seorang Juruselamat (Messiah) yang tanpa dosa. Dia ada untuk menjadi penengah antara manusia dan Tuhan(o). Yang dilakukan Juruselamat itu adalah mati sebagai ganti korban dari kemurkaan Tuhan(o) atas dosa manusia.

Juruselamat itu tidak hanya mati sebagai pendamai bagi manusia dan Tuhan(o) tetapi Dia juga bangkit dari kematiannya dan  Dia juga menantikan orang-orang yang mau menerimaNya sebagai Juruselamat pribadi dan mempercayakan hidupnya pada Dia.Jadi saat kita mati, tubuh kita ini akan mati tetapi roh kita tetap bersama Dia, hal ini yang diberitakan  Alkitab sebagai kehidupan yang kekal.

Semua itu dapat terjadi waktu kita dengan sepenuh hati mau mengakui dengan iman dan menerima Yesus sebagai Juruselamat yang dapat menghapus dosa kita dan Dia akan menjadi pendamai antara kita dan Tuhan(o).Dengan menerima Dia sebagai Juruselamat pribadi, maka saatnya kita melayani dia sebagai bentuk ketaatan kita padaNya.Setelah kita menerima Yesus dalam hati kita, Dia akan memberikan Roh Kudus pada kita yang memberikan kedamaian yang dari Surga kedalam hati kita, Roh kudus itu akan diam dalam kita dan menolong kita untuk hidup didalam Tuhan(o).

Sebagai bukti bahwa kita sudah mengalami hidup baru di dalam Tuhan(o), kita mau dengan rela memberikan diri untuk di Baptis. Hal ini merupakan pernyataan kita bahwa dengan rela hati membiarkan Tuhan(o) bekerja dalam hidup kita sehingga kita menjadi manusia baru.

Proses ini terlihat sederhana tetapi ini berakar dalam perilaku. Yesus mengundang kamu dengan berkata “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan”.

Hai teman, jika saat ini kamu mendengar SuaraNya yang memanggilmu, janganlah keraskan hatimu tapi lembutkan hatimu untuk menerima Dia sebagai Juruselamatmu. Dia mengasihimu dan menjanji untuk memberikan kedamaian yang melebihi akal budi dan sukacita yang penuh. Hal ini bukan berarti bahwa tidak ada kesulitan atau penderitaan dalam hidup kita, tetapi Dia berjanji tidak akan meninggalkan kita sendirian dalam kesukaraan itu.Sebagai penutup Saya mengajak saudara-saudaraku untuk mau berdoa pada Dia dan membiarkan Dia menyatakan diriNya dalam hidup saudara-saudara dan mempercayakan hidup saudara padaNya. Jika saudara mau melakukan ini dengan ketulusan dan kejujuran hati, saudara tidak akan dikecewakan, karena itu kami mengajak saudara untuk mengalami perubahan dan melihat bahwa Tuhan(o) itu baik. Amin.homepage

jesusandjews.com/wordpress/category/muslim-question-of-jesus/muslim-pertanyaan-tentang-yesus/

 

Copyright “The Bible Society in Indonesia”