Archive for the ‘Bahasa Indonesia’ Category

KESAKSIAN PRIBADI SAYA DENGAN YESUS

Monday, January 17th, 2011

Halo nama saya Rob dan saya berasal dari Texas, Amerika Serikat. Saya ingin memberitahu anda sedikit tentang saya. Saya biasanya memulai dengan membagikan kesaksian tentang iman percaya saya pada Tuhan dimana sangat penting bagi saya. Sekitar dua puluh tahun yang lalu saya telah menjalani dalam periode waktu dimana saya mengalami kekosongan dan kehampaan. Saat saya beriman pada Yesus Ia memenuhi saya sepenuhnya dan sekarang saya mempunyai lebih banyak cinta, sukacita, dan damai daripada yang telah diberikan dunia ini kepada saya. Dia adalah hasrat dan hidup saya.

Jika saja saya tidak mengalami pengalaman nyata seperti itu saya pasti sudah menyerah sejak lama dan mulai mencari ke arena iman lainnya. Apa yang merubah hidup saya adalah saya telah masuk ke dalam hubungan pribadi dengan Yesus yang melampaui batas-batas agama / filsafat. Sesuatu yang nyata dan berwujud. Itu saat saya tiba pada satu titik iman yang paling menentukan  dalam hidup saya bahwa Ia dengan sangat radikal merubah saya dan hanya dalam satu malam cara bertindak saya, berpikir, dan percaya di ubah selamanya. Saya menjadi orang yang berbeda dan tidak ada penyangkalan bahwa dan perubahan ini akan menjadi bukti bagi semua. Saya telah dilahirkan baru dan sekarang saya mengetahui bahwa ini bukanlah istilah lain gereja. Saya adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Sekarang beberapa perubahan di dalam hidup saya telah mengalami kemajuan terus menerus beberapa cepat dan dalam waktu satu malam. Saya telah melihat Tuhan melepaskan hal-hal dari hidup saya yang terjadi diluar kemampuan alamiah saya untuk mengalahkannya. Yesus telah memberikan saya kekuatan untuk menaklukkan dimensi besar dosa yang meliputi segala sesuatu dari kecanduan nikotin sampai tindakan asusila. Saya juga sudah melihat istri saya sembuh dari sakit ginjal dan anak lelaki saya dari asma pada satu titik iman yang menentukan. Jika semua yang dapat saya tawarkan kepada anda pada saat ini adalah hanya suatu pendapat lainnya maka saya tidak ingin menghabiskan waktu anda membaca kesaksian saya.

Anda boleh mengatakan saya tidak percaya kamu atau setidaknya anda mungkin berpikir saya menjadi tulus tapi tulus hati yang salah, namun satu hal yang saya minta kepada anda adalah dengan jujur dan tulus ikhlas meminta kepada Tuhan untuk membukakan kepada anda kebenaran tentang Yesus. Bagaimanapun juga terima kasih sudah membaca dan saya berdoa Tuhan akan memberkati anda dengan berlimpah melalui ini.

 

 

Bagaimana Membangun Hubungan dengan Tuhan

My testimony with Jesus

 

APAKAH KAKBAH SUCI?

Monday, January 17th, 2011

Walaupun agama Arab telah memeluk penyembahan terhadap Allah sebagai satu Tuhan Islam yang benar namun masih belum dapat memisahkan dirinya dari pengabdiannya terhadap kemusyrikan masa lalu.

Kakbah yang mana adalah sebuah kubus seperti bangunan yang berlokasi di Mekah merupakan situs Islam yang paling suci namun sebelum kedatangan Islam telah digunakan sebagai tempat suci penyembahan berhala.

Dasar dari bangunan ini adalah sebuah batu  meteor hitam yang disebut telah jatuh dari surga dan warna hitamnya dikaitkan dengan  kegelapan dosa manusia. Muslim sekarang ini mencium batu tersebut sebagai tindakan pemujaan dan penyembahan selama ibadah haji.

Dalam budaya Arab kuno pra-Islam berada dibawah pengaruh  suatu sekte agama yang fetisisme pada batu yang menghargai batu hitam tersebut sebagai bagian dalam praktek ritual mereka.

Orang-orang Arab adalah penyembah batu dimana kelompok suku-suku mereka memiliki tempat kudus Kakbah mereka sendiri yang ditempatkan batu hitam mereka sendiri dimana mereka menyembah.

Salah satu ritual yang dikaitkan dengan Kakbah adalah tawaf atau mengelilingi tempat suci.  Sebuah teori tentang bagaimana praktek kafir ini berasal adalah bahwa kelompok-kelompok suku tersebut mengelilingi Kakbah yang disamakan dengan gerakan benda langit yang berkaitan dengan penyembahan matahari, bulan, dan bintang-bintang. Praktek ini juga akan menyertakan suku-suku tersebut mencium batu yang dipercaya dihuni oleh dewa atau roh. Mencium dan menyentuh batu ini dianggap membawa berkah.

Juga sehubungan dengan batu hitam Kakbah adalah penyembahan terhadap Hubal dewa bulan.

Aspek lain dari budaya Arab yang berhubungan dengan masa lalu penyembah berhala kuno berkaitan dengan masyarakat Arab adalah “Pelemparan Batu” di Mina, “Pelarian” Safa dan Marwa yang mana hanyalah sebuah peragaan para penyembah berhala yang digunakan untuk lari diantara dua berhala, dan terakhir “Pujian” dimana meniru ritual kuno memuji nenek moyang mereka yang telah meninggal dan sekarang tindakan ini sudah diarahkan pada pujian terhadap Allah.

Budaya Arab tampaknya tidak membuat pemutusan yang bersih dari masa lalu penyembah berhalanya meskipun mereka mengklaim telah dibawah panji baru yaitu kepercayaan pada satu Tuhan. Praktek sinkretis ini menggabungkan budaya Arab ke dalam agama Islam yang telah menciptakan sebuah percampuran daripada kemurnian komponen keagamaannya dan untuk Kakbah menjadi peralatan yang tetap penting sebagai pilar Islam yang memperlihatkan bahwa ada beberapa keretakan terhadap bangunan struktur agama ini.

Jadi sejauh mana Islam telah benar-benar datang membawa tentang identitasnya sendiri yang unik sebagai satu agama dengan iman yang benar ?  Sangat jelas bahwa itu telah meminjam strukturnya dari kepercayaan Kristen Yahudi dan telah menghias dan mengisi bagian dalamnya dari orang-orang kafirnya di masa lalu.

Apakah ini benar-benar iman yang benar atau hanya meminjam dari percampuran berbagai ide mempersatukan praktek keagamaan lokal bersamaan dengan menggabungkan pandangan dunia agama lain ?

Apakah anda bersedia untuk bersumpah setia dan tunduk terhadap agama yang belum dimurnikan hubungannya dengan ibadat masa lalunya ? Apakah Islam hanya memperbaiki ulang dan mengatur ulang struktur penyembahan berhala yang sama dengan menutupinya dengan lapisan tipis dan menjualnya sebagai agama yang baru berdasarkan atas pewahyuan yang diberikan oleh makhluk seperti malaikat ? Mungkin apa yang tersembunyi dibelakang selubung Islam adalah semata-mata hanya satu menuju berhala berhadapan dengan tiang patung dewa.

Dalam penulisan blog ini saya telah kumpulkan bersama dari berbagai banyak sumber berkenaan dengan masalah ini dan saya telah mencoba untuk membuat penilaian yang jujur dan adil dari informasi ini selama menyusun data.

Saya hanya meminta kepada anda untuk tidak menghentikan isi blog ini sebagai semata-mata sebuah kampanye pencemaran nama baik. Saya ingin mendorong anda melakukan penelitian anda sendiri berkaitan dengan masalah ini sambil tetap membuka pikiran.

Melalui blog ini saya telah menawarkan tantangan kepada kepercayaan Islam sambil berusaha menjauhi fitnah dan tuduhan palsu yang tidak perlu terhadap kaum muslim dan apa yang mereka pertahankan sebagai suci. Saya mengenal banyak teman muslim saya yang tekun sekali dalam pengabdian mereka dan tulus terhadap konsep mereka tentang Tuhan dan saya menghargai itu. Namun, apa yang hanya saya minta kepada mereka untuk lakukan adalah mengizinkan informasi fakta untuk membimbing mereka dalam mengambil keputusan yang lebih baik sehubungan dengan kesetiaan dan kepatuhan mereka.

Sebagai penutup jika anda adalah seorang muslim saya ingin mendorong anda melalui doa untuk menanyakan Tuhan kebenaran dibalik iman dan praktek keislaman.

 

Bagaimana Membangun Hubungan dengan Tuhan

 

Link lain yang berhubungan

SUMBER DAYA MUSLIM DAN ISLAM

Bahasa Indonesia

Is the Ka’ba sacred?

APAKAH AL’QURAN SUCI?

Monday, January 17th, 2011

Saat mempertimbangkan kesucian dari Al’Quran kita harus menganalisanya seperti bagian lain dari sastra untuk membuktikan keaslian asal pernyataannya.

Al’Quran diberikan semacam status yang tinggi di dalam Islam yang dibatasi untuk menjadi obyek penyembahan di antara banyak para praktisi iman.

Dan lagi berkaitan dengan ini Islam telah membuat pernyataan terhadap pewahyuannya melampaui bukti tertulis dari naskah.

Saat mempelajari Mormonisme saya melihat beberapa kesamaan terhadap tradis-tradisi Islam. Mormon percaya pada ukiran surga yang ditulis pada tablet emas dan melalui petunjuk dari makhluk seperti malaikat tablet surga ini diletakkan dan diamankan untuk transliterasi.

Joseph Smith juga berkomitmen untuk harus menemukan satu iman yang benar dan ini membawanya lebih jauh mengalami banyak perjumpaan dan wahyu-wahyu dari kebenaran ilahi, dengan cara yang sama.

Meskipun demikian pewahyuan ilahi ”Buku Mormon” ini sama seperti Al’Quran merupakan kurang dari sebuah dokumen sempurna.

Kaum Muslim bisa saja menyatakan bahwa Al’Quran adalah yang paling sempurna dan indah dari semua sumber sastra yang menurut Islam membuktikan keaslian wahyu ilhainya sebagai alat bukti batiniah.

Begitu jugalah kedudukan Joseph Smith mengenai Buku Mormon yang mana dia menyebutkan sebagai yang paling indah dari semua buku yang pernah ditulis.

Akan tetapi, Kedua naskah-naskah tersebut gagal dalam pernyataan mereka atas asal ilahi oleh kurangnya polesan penyempurnaan yang mereka berdua nyatakan sudah diperoleh. Menyatakan dan menjadi adalah dua hal yang berbeda dan seorang harus membuktikan atau setidaknya memberikan alasan atau bukti yang dapat dipercaya yang mendukung pernyataannya untuk kebenaran.

Sebagai permulaan Al’Quran sumbernya berasal dari seorang pendiri tunggal yang karakternya masih patut dipertanyakan.

Muhammad dari awal pewahyuan ini telah meragukan kewarasannya sendiri karena ia tidak tahu apakah ia seorang lelaki gila atau seorang penyair. Dia mempertanyakan dirinya sendiri seperti orang yang dirasuki iblis dan ini karena manifestasi okultisme yang berhubungan dengannya saat menerima pewahyuan seperti prilaku aneh mulut berbusa atau mengaum seperti seekor unta.

Pertanyaan lainnya terkait dengan nabi adalah mengapa Allah memilih seorang yang tidak bisa baca tulis untuk menyampaikan kebenaran yang tertulis dan terbaca yang bahkan tidak pernah disusun selama hidupnya.

Bagaimanapun saya bahas lebih masalah ini di blog yang lain yang saya tulis di

jesusandjews.com/wordpress/2011/01/17/apakah-muhammad-seorang-nabi-palsu/

Juga salah satu kepedulian berkenaan dengan Al’Quran adalah keaslian naskahnya mengingat bahwa Al’Quran meminjam kesastraannya dari sumber kedua.Sumber-sumber ini adalah Alkitab dan berbagai pengajaran turunan seperti sastra apokrif Kristen Yahudi yang berada diluar komunitas iman karena mereka tidak pernah diukur sampai dengan wahyu ilahi. Tulisan-tulisan apokrif ini telah diasingkan ke pinggiran kultus baik budaya Yahudi dan Kristen dan tidak pernah dipandang serius.

Di samping sastra ini ada juga pengaruh tradisi lisan dari tradisi Zoroastrianisme Persia yang disertakan dalam tulisan Al’Quran.

Jadi bagaimana bisa Allah meminjam pesan sorgaNya dari kesalahan para penyampai pesan di bumi dan tradisi manusia?

Kesempurnaan atau mujizat apa yang bisa diperoleh dari penemuan manusia atas khayalan yang telah ditolak oleh masyarakat yang merupakan asal dari sastra tersebut sebagai kurang dari sempurna?

Jika Islam merupakan agama tertinggi lalu mengapa tidak berasal dari sumber aslinya sendiri daripada meminjam sisa-sisa pergerakan agama lain yang mengelilingi budaya Islam saat ini dalam sejarah? Sampai dimana keasliannya itu? Pertanyaan lainnya yang muncul adalah penyusunan dari naskah yang dianggap suci ini bergantung dari bagian-bagian yang belum sempurna dan terpisah-pisah dari bahan-bahan yang dapat rusak seperti tulang, kayu, kulit, daun, dan bebatuan.

Al’Quran juga dirangkai dengan memperoleh kesaksian melalui daya pikir yang keliru dari ingatan dan perkataan yang akan menuntut kepastian dan ketepatan seperti semacam memanggil ingatan masa lalu dengan tujuan menjamin kesempurnaannya.

Inikah untuk mencatat atau memperlakukan apa yang telah menjadi sebuah bagian monumental dari sastra yang digambarkan sebagai “induk dari semua buku” atau apakah ini dalam kenyataannya tidak berbeda dengan bagian lain dari sastra kuno.

Al’Quran tidak pernah dibuktikan telah dibuat baik selama kehidupan Muhammad atau tidak lama setelah kematiannya tapi bukti menunjukkan bahwa Al’Quran disusun dan berevolusi selama periode dari 150 sampai 200 tahun setelah berakhirnya nabi dan dikanonisasi pada abad ke-8 atau 9.

Para ulama menyimpulkan bahwa perkataan Al’Quran dikumpulkan bukan oleh satu orang melainkan oleh sekelompok orang selama beberapa ratus tahun.

Salinan tertua dari Al’Quran ditulis dalam naskah Ma’il yang penanggalannya ke sekitar 790 sesudah masehi yang berjarak sekitar 150 tahun setelah kematian Muhammad.

Bahkan bagian-bagian naskah tertua yang masih ada keberadaanya masih 100 tahun jaraknya dari masa Muhammad.

Disamping itu salinan-salinan Usman juga tidak ada lagi keberadaannya dan walaupun para ulama Islam menyatakan sebaliknya, pada kenyataannya adalah naskah Kufic yang terkandung di dalam naskah kontoversial ini tidak digunakan selama masa Usman dan tidak muncul sampai 150 tahun setelah kematian Usman.

Juga seandainya bahasa Arab adalah lidah surgawi Allah dan jika Al’Quran berasal dari Allah lalu mengapa Al’Quran meminjam komunikasinya melalui penggunaan kata-kata atau bahasa asing seperti Akadia, Asiria, Persia, Suriah, Ibrani, Yunani, Aram, dan Etiopia.

Jika Al’Quran begitu asli lalu mengapa tidak ada lafal asli atau teks asli yang masih ada terutama sejak kami memiliki dokumen sebelum kedatangan Islam yang bertahan yang sama sekali utuh ? Tentunya Allah dengan kekuasaan-Nya bisa memelihara naskah suciNya sendiri.

Mengenai sejarah Al’Quran diduga dikumpulkan dibawah Zaid bin Tsabit yang merupakan sekretaris pribadi dari Muhammad. Zaid dibawah arahan Abu Bakar mengambil dan membuat dokumen dari perkataan Muhammad. Akibatnya, selama pemerintahan Usman, Khalifah ketiga, sebuah upaya sengaja dilakukan untuk menstandarisasi Al’Quran dan memaksakan sebuah naskah tunggal ke atas seluruh komunitas Muslim yang menyebabkan pembuatan salinan lain pada naskah-naskah Zaid yang pada gilirannya menghancurkan semua dokumen-dokumen saingan lainnya.

Siapa yang mengatakan naskah ini adalah standar karena  satu orang yang memegang otoritas terakhir melawan kumpulan orang-orang percaya beberapa diantaraya adalah sahabat pribadi dari Muhammad?

Sekarang kita memiliki salinan diatas salinan di samping naskah yang sebelumnya sudah ada. Bagaimana kita tahu bahwa apa yang kita punya sungguh-sungguh mewakili kebenaran Al’Quran dan akankah Muhamnad bahkan mengenali seluruh isinya?

Juga karena sudah begitu banyak bukti naskah yang dihancurkan kita tidak lagi memiliki cara yang pasti untuk membangun ulang kemurnian naskah.

Perbedaan antara empat naskah kuno yang sejaman ini dari Zaid, Abdullah bin Mas’ud, Abu Musa, dan Ubay mengandung penyimpangan dan penghapusan di antara mereka dan tetapi para penulis asli naskah tersebut merupakan pribadi yang dapat dipercaya dalam hubungannya dengan Muhammad.

Abdullah bin Mas’ud ditunjuk oleh Muhammad sebagai seorang guru pembaca Al’Quran dan Ubay sebagai sekretaris nabi.

Pertanyaan saya adalah naskah siapa yang benar atau lebih berkuasa di antara para murid pribadi dari nabi?

Siapakah Usman hingga menjadi penguasa akhir dari kebenaran karena ada naskah-naskah yang berkuasa lainnya dimana diakui oleh komunitas lainnya ?

Juga saat Zaid mengumpulkan naskah dia lupa untuk menyertakan beberapa perkataan yang berhubungan dengan “rajam”.

Sekarang setelah semua perjuangan untuk menyatukan naskah-naskah tersebut kemudian ditinjau dan diperbaiki oleh Al Haji yang adalah gubernur kufah.

Pada awalnya ia merubah 11 naskah dan akhirnya perubahannya berkurang menjadi tujuh.

Mengikuti tindakan ini naskah Hafsah, yang merupakan dokumen asli dimana naskah terakhir diambil, kemudian dihancurkan oleh Mirwan, gubernur Medinah.

Juga fenomena lain dalam Al’Quran adalah sebuah pembatalan yang mana merupakan suatu cara mengatasi pertentangan internal yang digambarkan sebagai suatu penyempurnaan atas naskah.

Saya bertanya-tanya bagaimana anda dapat memperbaiki sesuatu yang sudah sempurna sejak wahyu ini hanya berjalan dalam periode 20 tahun dan tidak memerlukan perbaikan apapun untuk memfasilitasi evolusi dari norma-norma budaya ?

Jumlah dari pembatalan itu dikatakan antara 5 sampai 500. Yang lain mengatakan mendekati 225. Apakah ini menunjukkan pada kita bahwa pembatalan ilmu pengetahuan adalah sesungguhnya suatu ilmu pasti, karena tidak ada yang benar-benar mengetahui berapa banyak ayat-ayat tersebut harus dibatalkan.

Selain pertentangan internal ada juga kekeliruan ilmiah dan tata bahasa.

Menggabungkan semua perbedaan ini adalah meningkatnya jumlah Hadis yang muncul tiba-tiba pada abad ke-9 dimana 250 tahun setelah fakta.

Dari 600.000 asli amsal hadis yang beredar saat ini hanya tinggal sedikit di atas 7.000 dari mereka bertahan meninggalkan 99% tradisi-tradisi ini yang diklasifikasikan sebagai kesalahan.

Dan lagi jika 99% adalah ketidakpastian lalu bagaimana bisa kita percaya yang 1% ini yang disetujui Al Bukhari?

Tradisi Muslim juga berkembang melalui transmisi lisan dari pendongeng atau Kusa yang karya-karyanya akhirnya dikumpulkan sebelum abad ke-8. Dongeng-dongeng ini diambil dari dongeng rakyat biasa dan ditambah-tambahkan yang kemudian membawa distrosi besar-besaran pada Islam.

Juga jika anda terlibat di dalam permainan panggilan atau meneruskan cerita ke sekelompok besar orang satu per satu, anda sering berakhir dengan keseluruhan cerita yang berbeda saat orang terakhir memiliki cerita yang diteruskan kepada mereka.

Sekarang sebarlah ini selama beberapa ratus tahun dan menurut anda apakah hasil akhir dari praktek ini?

Karena Al’Quran dianggap sebagai rancangan dari Allah atau keajaiban besar atas keajaiban yang tak setara dengan sastra terkesan lebih seperti berlebihan yang tidak berdasar pada berbagai bidang.

Al’Quran meninggalkan banyak pertanyaan daripada jawaban-jawaban.

Apakah Al’Quran merupakan bagian terhebat dari keunggulan sastra ataukah kegagalannya yang membuat terkenal?

Apakah itu memiliki keindahan dalam naskahnya yang tidak sebanding dengan karya sastra lainnya? Ini adalah pendapat yang tergantung dari pendengarnya karena begitu banyak karya sastra klasik, yang dari mana Al’Quran meminjamnya, yang melampaui aliran sastra ini berdasarkan atas pendapat-pendapat orang lain.

Untuk sebuah buku yang seharusnya menjadi tiada duanya itu sering digambarkan sebagai membingungkan dan buruknya penyuntingan pada beberapa hal dan juga tidak mampu bertahan terhadap kritikan dan pemeriksaan teliti dari yang lain yang mampu mengambil lebih pandangan obyektif untuk keasliannya.

Bagi yang lain dalam gerakan itu harus patuh memeluk dengan praduga yang tak bisa dipertanyakan dari penundukan yang tak berarti yang mencegah para penyembah untuk berpikir secara kritis tentang isinya.

Menanyakan naskah tersebut akan merupakan tindakan mempertanyakan Allah dan nabi-Nya yang melampaui ruang lingkup dari pemikiran Muslim yang akan melihat ini sebagai tindakan pengkhianatan dan pertentangan yang menghasilkan dampak mengerikan dengan gema abadi.

Anda bisa saja berkata itu suatu keajaiban Al’Quran dapat bertahan setelah semua fase-fase transisi Islam ini, namun saya katakan berdasarkan bukti-bukti itu akan memerlukan sebuah keajaiban bagi saya untuk percaya bahwa pesan ini adalah wahyu ilahi.

Sebagai kesimpulan saya sesungguhnya tidak memiliki komentar lain tentang Al’Quran. Satu-satunya hal tersisa yang saya ingin katakan adalah saya berharap saya tidak berlebihan menyampaikan pengaduan saya dengan perkataan langsung saya dan karenanya telah memperlihatkan penghinaan terhadap teman-teman Muslim saya.

Hal ini sulit dilakukan karena saat sebuah agama begitu sangat tertanam di dalam iman seseorang lebih dari apapun juga daripada apa yang ditawarkan sebagai tantangan pola pikir dari pemikiran keagamaan maka sering dipandang sebagai sebuah ancaman atau sebuah bentuk permusuhan.

Saya mohon anda memaafkan saya jika semua yang telah saya lakukan hanya membangkitkan amarah anda daripada rasa curiga anda terhadap naskah yang anda yakini suci.

Sekali lagi maksud saya bukanlah untuk menyerang namun untuk mempertahankan kebenaran dan untuk berjalan di dalamnya kemanapun akhirnya jalan itu memimpin kita. Akhir kata, untuk informasi lebih tentang hal ini anda bisa merujuk artikel yang ditulis oleh Jay Smith dimana saya telah kaitkan saat penulisan blog ini.

 

Bagaimana Membangun Hubungan dengan Tuhan

 

Link lain yang berhubungan

SUMBER DAYA MUSLIM DAN ISLAM

Bahasa Indonesia

Is the Qur’an sacred?

APAKAH MUHAMMAD SEORANG NABI PALSU?

Monday, January 17th, 2011

Apakah Muhammad seorang nabi palsu? Ada banyak agama dan sekte yang menyatakan telah menerima wahyu khusus melalui seseorang yang menjadi seorang perantara atau penengah dari kebenaran. Namun kita harus berusaha mencaritahu dan menemukan yang mana dari situasi-situasi ini yang benar dan mana yang mitos dan kebohongan. Siapa pun bisa mengklaim mendapatkan wahyu ilahi tetapi pada titik tertentu klaim ini harus diuji untuk melihat apakah klaim itu dapat diverifikasi dan apakah ia bertahan di bawah pengamatan cermat dan ujian kritisisme lebih lanjut.Pada akhirnya, sebuah kesaksian hanya sebaik kredibilitas saksi atau orang tersebut. Jika Anda bermaksud menjadikan seseorang sebagai saksi yang sah dalam sidang pengadilan, maka hal pertama yang harus Anda tentukan adalah tingkat kompetensinya. Apakah kesaksian mereka dapat dipercaya didasarkan atas karakter mereka yang dapat dipercaya atau apakah mereka akan dipandang sebagai saksi yang tidak patut?

Saya kira hal pertama yang akan saya pertimbangkan adalah karakter dari pencetus dan pendiri dari gerakan keagamaan yang disebut sebagai Islam.

Muhammad adalah seorang yang telah setia melakukan meditasi dan perenungan perkara-perkara rohani. Peristiwa-peristiwa ini akhirnya membawa ia ke dalam sebuah pengalaman dengan seorang makhluk gaib yang menurut perkiraannya adalah seorang Jin. Hal ini begitu menekannya sehingga ia berpikir untuk bunuh diri sebanyak dua kali dan tidak tahu apakah ia dianggap sebagai seorang penyair atau orang gila gara-gara pewahyuan tersebut. Juga sumber-sumber Islam awal menyatakan bahwa ia berada di bawah pengaruh setan saat ia menulis Sura 53. Ini membuat saya mempertanyakan keabsahan dari semua klaimnya atas wahyu ilahi.Terlebih pula suatu saat di bagian akhir hidupnya Muhammad berkata bahwa ia korban guna-guna yang berlangsung selama satu tahun, Ibn Ishaq mengatakan bahwa Muhammad kena sihir pada waktu itu dan Bukhari menambahkan bahwa guna-guna itu membuatnya melihat khayalan.

Kita juga melihat keraguan berkaitan dengan keseluruhan sifat-sifat pribadi dan karakternya.. Dia menggunakan kekerasan dan pemaksaan melalui penaklukan militer bila diperlukan untuk memperluas usahanya dalam menyebarkan kepercayaannya. Inilah agama yang mengambil bentuk dan definisi dari Jihad atau “Perang Suci” dengan tujuan untuk memelihara pengaruh dan kendalinya, dan itu masih merupakan strategi di balik Islam hari ini. Ia diawali dengan penumpahan darah dan sampai hari ini masih berlanjut dengan menumpahkan darah. Jadi kita melihat sebuah agama yang menemukan identitasnya bukan atas dasar pengagungan dari ekspresi manusia akan kasih, melainkan lebih berpusat pada sifat-sifat buruk dari penguasaan manusiawi yang membawa kepada penghancuran dan eksploitasi umat manusia.

Bersamaan dengan penyalahgunaan kekuasaan ini juga ada perilaku seksualnya yang menimbulkan pertanyaan ketika ia mengambil keuntungan dari seorang anak bernama Aisha yang dinikahinya dan kemudian disetubuhinya ketika anak itu baru berusia 9 tahun dan bahkan belum mencapai masa puber. . Ia juga mengijinkan poligami, tetapi melalui apa yang dianggap sebagai wahyu khusus, hanya ia yang mempunyai hak istimewa untuk mengambil sembilan isteri di luar larangan dari Quran 4:3 yang membatasi jumlahnya sampai 4 isteri saja. Masalah lain adalah pernikahannya yang memalukan dengan Zaynab, yang membuat anak angkatnya Zayd menceraikan isterinya supaya Muhammad dapat memperisterinya karena syahwatnya bangkit ketika ia secara tidak sengaja melihat Zaynab nyaris telanjang ketika ia tiba-tiba berkunjung ke rumah anak angkatnya itu. Ditambah lagi orang muslim dapat melakukan hubungan seks dengan tawanan-tawanan perempuan tanpa menikahi mereka, sekalipun suami-suami mereka masih hidup.Muhammad juga mengijinkan para pengikutnya melakukan suatu bentuk pelacuran yang disebut Muta (in Indonesia it is called Nikah siri), yang sampai sekarang masih berlaku, di mana seorang muslim dapat membayar untuk berhubungan seks dengan menikahi seorang perempuan untuk waktu singkat dan kemudian menceraikannya. Akhirnya, berkaitan dengan pelanggaran hak-hak perempuan, ia juga mengijinkan pemukulan ringan bila dianggap perlu.

Sampai titik ini, tidak diperlukan banyak pemeriksaan ulang untuk menemukan bahwa agama ini didirikan oleh seorang yang patut dipertanyakan karena stabilitasnya kurang.

Sepanjang sejarah ada pula orang-orang yang telah menggunakan politik dan terkadang pijakan agama untuk mencapai tujuan dan cita-cita mereka. Banyak dari cita-cita ini telah mengarah pada pembinasaan dan pemusnahan ras manusia didasarkan atas prasangka dan tidak adanya toleransi yang melampaui pengaruh dan kemampuan manusia. Sesuatu yang begitu parah yang hanya dapat dilukiskan sebagai bersifat kesetanan. Orang-orang seperti Stalin dan Hitler yang merupakan nabi palsu telah mencapai otoritas mutlak yang benar-benar membuat mereka korup dan membawa para jenius jahat ini untuk melaksanakan rencana mereka untuk penghancuran. Sangat mengherankan betapa ada orang-orang yang mau mendukung kepemimpinan karismatik seperti Hitler yang mungkin saja mentalnya tidak stabil. Kita semua bingung, dan melihat semua kekejaman jaman ini bertanya-tanya bagaimana mungkin sesuatu sedahsyat ini terjadi bahkan di abad ke-20, dan mengapa orang-orang percaya pada kebohongan dan propaganda yang sampai kepada penyesatan sempurna. Sayangnya fenomena serupa masih terus berlangsung saat ini, seperti Islam, misalnya. Ini adalah suatu kegilaan yang merusak setiap aspek kemanusiaan dan budaya. Orang-orang menjadi terbuai untuk mendukung klaim dan tujuannya tanpa menyadari cengkeram dari cakar-cakar yang menghancurkan yang pada suatu saat pasti akan mengalami keruntuhan seperti rezim Hitler.

Seluruh dunia mengakui kedalaman kegelapan di balik tabir dari orang-orang keji dan licik ini dan kesalahan-kesalahan serta kejahatan besar yang mereka lakukan terhadap masyarakat dunia, yang akan menganggap mereka bersalah dalam arti yang paling ekstrim..Islam adalah sebuah agama dengan pengaruh yang berkembang di seluruh dunia, dan yang telah menginfeksi umat manusia seperti wabah. Setiap tahun ada ribuan orang yang menderita dan meninggal tanpa salah, oleh karena satu orang telah mendapatkan mimpi akan wahyu yang masih bisa dipertanyakan.

Apakah Anda benar-benar akan terus mengikuti jalan kematian dan kehancuran ini? Jika Anda adalah seorang penganut Islam saya meminta Anda untuk sesaat mengesampingkan kecenderungan Anda untuk membela apa yang Anda anggap suci demi melihat bukti-bukti yang ada dengan serius, dan berdoa kepada Allah untuk menyingkapkan kepada Anda Dia yang telah datang untuk memberi hidup dan kehidupan yang berkelimpahan, yaitu Yesus.

Matius 7:15-16
“Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?”

 

 

Bagaimana Membangun Hubungan dengan Tuhan

 

Link lain yang berhubungan

SUMBER DAYA MUSLIM DAN ISLAM

Bahasa Indonesia

Is Muhammad a false prophet?

 

 

 

Permission granted by David Woods for excerpts taken from the article on “ Muhammad and the Messiah” in the Christian Research Journal Vol.35/No.5/2012

Nama Allah yang tidak Kudus

Sunday, August 1st, 2010

Sebutan khusus buat nama Tuhan dalam Islam adalah Allah. Sebutan ini mempunyai hampir 20 variasi turunan yang memiliki raharia pada dan didalam nama itu.

Pada zaman sebelum Islam,  nama Allah  dipakai oleh para penyembah dewa yang digunakan untuk penyembahan bagi orang Arab.

Jadi pemakaian nama Allah ada sebelum pewahyuan Muhammad oleh Tuhan.

 

Bagaimana Membangun Hubungan dengan Tuhan

 

Link lain yang berhubungan

SUMBER DAYA MUSLIM DAN ISLAM

Bahasa Indonesia

 Allah’s Name is not Sacred

Bagaimana Membangun Hubungan dengan Tuhan

Tuesday, July 13th, 2010

Alkitab menyatakan pada kita bahwa Tuhan (o) pencipta langit dan bumi termasuk manusia, kita tahu bahwa Tuhan(o) adalah sempurna tetapi manusia tidak. Tuhan(o) memberikan manusia hak memilih secara bebas dimana manusia dapat menentukan pilihannya sendiri antara yang baik atau yang buruk. Alkitab yang  berisikan Firman Allah menyatakan rahasia yang besar tentang Tuhan(o) itu sendiri dimana dari Alkitab kita tahu bahwa semua orang telah jatuh dalam dosa dan telah kehilangan kemulian Tuhan(o).

Jika saya mempunyai perintah-perintah hidup, apa yang menjadi dasar dari perintah itu, tidak seorang pun yang dapat melampaui kebijaksaanaan Tuhan(o) dalam membuat perintah atau aturan hidup.Dosa merupakan perbuatan yang melanggar perintah Tuhan(o),yaitu  menyembah allah lain atau lebih mengasih allah melebih Tuhan(o) itu sendiri. Selain itu yang merupakan dosa juga adalah  tidak menghormati orangtua, membunuh atau sama saja dengan membenci sesama, perzinahan atau sama saja dengan memuaskan hasrat lewat mata, mencuri, bersaksi dusta tentang sesama, dan mengingini harta, istri  atau milik orang lain menjadi miliknya sendiri.

Pelanggaran ini menyebabkan kita putus hubungan atau terasing dari Tuhan(o) yang kekal itu. Dengan kata lain bahwa kita kehilangan dan terpisah dari Tuhan(o) karena Tuhan(o) tidak membiarkan atau memperbolehkan diriNya sendiri yang suci dan kudus itu tercemar oleh dosa sebesar apapun. Dosa membawa kemarahan/kemurkaan Tuhan(o) dan penghakiman tidak hanya ada sekarang saja tetapi saat kita mati dan mendapat penghakiman yang kekal itu. Alkitab menggambarkan bahwa tempat itu merupakan api yang kekal yang tak pernah padam dan disitu terdapat penderitaan yang hebat.

Sampai di sini, sepertinya tidak ada harapan, tetapi ada berita baiknya yaitu Tuhan(o) mengirim seorang Juruselamat (Messiah) yang tanpa dosa. Dia ada untuk menjadi penengah antara manusia dan Tuhan(o). Yang dilakukan Juruselamat itu adalah mati sebagai ganti korban dari kemurkaan Tuhan(o) atas dosa manusia.

Juruselamat itu tidak hanya mati sebagai pendamai bagi manusia dan Tuhan(o) tetapi Dia juga bangkit dari kematiannya dan  Dia juga menantikan orang-orang yang mau menerimaNya sebagai Juruselamat pribadi dan mempercayakan hidupnya pada Dia.Jadi saat kita mati, tubuh kita ini akan mati tetapi roh kita tetap bersama Dia, hal ini yang diberitakan  Alkitab sebagai kehidupan yang kekal.

Semua itu dapat terjadi waktu kita dengan sepenuh hati mau mengakui dengan iman dan menerima Yesus sebagai Juruselamat yang dapat menghapus dosa kita dan Dia akan menjadi pendamai antara kita dan Tuhan(o).Dengan menerima Dia sebagai Juruselamat pribadi, maka saatnya kita melayani dia sebagai bentuk ketaatan kita padaNya.Setelah kita menerima Yesus dalam hati kita, Dia akan memberikan Roh Kudus pada kita yang memberikan kedamaian yang dari Surga kedalam hati kita, Roh kudus itu akan diam dalam kita dan menolong kita untuk hidup didalam Tuhan(o).

Sebagai bukti bahwa kita sudah mengalami hidup baru di dalam Tuhan(o), kita mau dengan rela memberikan diri untuk di Baptis. Hal ini merupakan pernyataan kita bahwa dengan rela hati membiarkan Tuhan(o) bekerja dalam hidup kita sehingga kita menjadi manusia baru.

Proses ini terlihat sederhana tetapi ini berakar dalam perilaku. Yesus mengundang kamu dengan berkata “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan”.

Hai teman, jika saat ini kamu mendengar SuaraNya yang memanggilmu, janganlah keraskan hatimu tapi lembutkan hatimu untuk menerima Dia sebagai Juruselamatmu. Dia mengasihimu dan menjanji untuk memberikan kedamaian yang melebihi akal budi dan sukacita yang penuh. Hal ini bukan berarti bahwa tidak ada kesulitan atau penderitaan dalam hidup kita, tetapi Dia berjanji tidak akan meninggalkan kita sendirian dalam kesukaraan itu.Sebagai penutup Saya mengajak saudara-saudaraku untuk mau berdoa pada Dia dan membiarkan Dia menyatakan diriNya dalam hidup saudara-saudara dan mempercayakan hidup saudara padaNya. Jika saudara mau melakukan ini dengan ketulusan dan kejujuran hati, saudara tidak akan dikecewakan, karena itu kami mengajak saudara untuk mengalami perubahan dan melihat bahwa Tuhan(o) itu baik. Amin.

 

knowgod.com/id/fourlaws/?utm_source=4laws&utm_medium=website&utm_campaign=4laws-visit&utm_content=indonesian

Kesaksian saya dengan Yesus

How to know God

 

 

Copyright “The Bible Society in Indonesia”